Tahun yang tak Pernah Berakhir Memahami Pengalaman Korban 65

Keterangan Bibliografi
Penerbit : John Roosa, Ayu Ratih & Hilmar Farid Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM)
Pengarang : John Roosa
Kontributor :
Kota terbit : Jakarta
Tahun terbit : 2004
ISBN : 979-8981-26-X
Subyek : Hak-hak sipil
Klasifikasi : 323.4 Joh t
Bahasa : Indonesia
Edisi : 1
Halaman :
Pustaka Pilihan :
Jenis Koleksi Pustaka

E-Book Buku

Abstraksi

vi Tahun yang Tak Pernah Berakhir
Penelitian kami tidak akan mungkin terlaksana, terutama di tahap paling awal, tanpa
dukungan penuh Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK). Terima kasih kepada Karlina
Supelli, Sekretaris Umum TRuK (1999-2001), untuk keterbukaannya terhadap gagasan
kami dan keterlibatannya dalam diskusi-diskusi persiapan penelitian. Selain tujuh penulis
esai dalam buku ini, ada sejumlah orang yang mengikuti sebagian proses penelitian
sebagai pewawancara, yaitu Astri, Cietwo, Eka, Cendra, Rini, Emile, dan Jarmoko. Untuk
bantuan sebagai narasumber dan fasilitator dalam pelatihan bagi calon-calon
pewawancara, terima kasih kepada Agung Putri, Hario Kecik, Oey Hay Djoen,
Pramoedya Ananta Toer, Siauw Tiong Djien. Untuk penyediaan sarana pelatihan dan
diskusi, terima kasih kepada Dewi Wilutomo dan Ibu Marie Soetarto (alm.) sekeluarga,
juga kepada Pak Gembel Sedijono.
Ada banyak kawan yang dengan sukarela membantu kami dalam mencari informasi
tentang, dan menghubungkan kami dengan para korban. Di Jakarta, kami berterima
kasih kepada: Ibu Ade R. Sitompul, Amarzan Loebis, Hardoyo, Mbak Fadhila, Tante Jane,
Joesoef Isak, Mariatun, Ibu Sundari, Pak Suwarto, dan Ruth Indiah Rahayu. Di Jawa
Barat: Pak Djadji (Tasikmalaya), Pak Endang dan Pak Saukat (Cipanas), Fauzan
Machdami dan Rusyana Sulaiman (Bandung), Pak Surjaatmadja (Bogor). Di Yogyakarta:
Pak Istiadi dan Pak Sukamto. Di Jawa Timur: Arief W. Djati, Pak Puji, Pak Rusno, dan Pak
Tumiso (Surabaya), Pak Hasnan, Pak Jauhari, Pak Slamet, dan Mas Yoyok (Banyuwangi),
Ibu Bandhi (Blitar), SDInpers (Jember), Ibu Non dan Pak Oka (Malang). Di Bali: Agus,
Degung Santikarma, Ibu Gedong Bagus Oka (alm.), Indra, dan anggota Ashram Gandhi
di Denpasar, I Gusti Agung Gde Tjiptapura dan keluarga, Ni Made Ayu, Robert Nalenan,
Pak Wayan Santa, Wayan “Bob” Tirja, dan Manikaya Kauci. Di Sulawesi Tengah: Pak
Mahid Halim, Ewin, dan Hedar dari LBH Bantaya (Palu). Di Lampung: Dedi dan Pak
Priyadi (Bandar Lampung). Dalam beberapa kali pertemuan di Amsterdam dan Jakarta,
kami beroleh pengetahuan dan inspirasi dari Hersri Setiawan.
Kami juga ingin berterima kasih kepada sejumlah orang dan institusi di Amerika Serikat:
Allan Nairn, Betty dan Jack Roosa, Prof. Joseph Nevins, Mary Kaplan, Solidago
Foundation, Direktur Institute of International Studies di University of California-
Berkeley, Prof. Michael Watts, serta seluruh staf Institut. Secara khusus, kami ingin
berterima kasih kepada Mary Letterii, kawan setia dalam perjalanan menegakkan hak-
hak asasi manusia di Indonesia.
UCAPAN TERIMA KASIH

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 2391/H1/2023.c1 Ya